Kavling dan Landed Houses :
Investasi yang low risk dan masih tetap dilirik


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Krisis global yang terjadi pada akhirnya berimbas juga di sektor properti. Di mana Bank Indonesia akan menaikkan suku bunganya. Hal ini akan berakibat pada naiknya suku bunga KPR. Implementasinya adalah akan berkurangnya pembeli yang sangat bergantung dengan pinjaman ke bank. Diharapkan untuk mengatasi permasalahan ini BI rate berkisar 9,5 - 10 %. Dalam kondisi ini para pengembang harus pandai membidik pasarnya. Selain itu perlu difokuskan pada produk-produk properti yang mempunyai pasar. Selain kenaikan suku bunga, naiknya harga bahan baku juga harus diperhatikan terutama bagi pengembang tipe rumah kelas menengah ke atas. Untuk tipe rumah menengah ke bawah tidak terlalu berpengaruh karena masih di subsidi oleh pemerintah.

Investasi landed house masih tetap dilirik
Sampai kapanpun bisnis properti tetap akan menarik. Pengamat properti, Panangian Simanungkalit dari PT Panangian Simanungkalit & Associates (PSA) memprediksi pertumbuhan sektor properti mencapai Rp 184 trilyun atau mengalami pertumbuhan 24 % (dikutip dari Jakarta, ANTARA News). Hal senada juga diungkapkan, Ali Tranghanda, Presiden Eksekutif Indonesia Properti Watch, bahwa untuk pasar lokal masih aman terutama untuk segmen menengah ke atas.
Saat ini yang termasuk investasi properti yang bersifat low risk adalah pembangunan landed house, karena walaupun penjualan hanya 10% tetapi developer tidak harus menyelesaikan keseluruhan lokasi, jadi tidak berat di sisi investasi.

Investasi kavling termasuk kategori low risk
Para pengamat di bidang properti menjelaskan untuk investasi kavling masih dikatakan low risk. Untuk menginvestasikan di kavling, disarankan untuk jeli dan teliti dalam klausul perjanjian dengan pihak pengembang terutama mengenai hal adanya kalausul membangun di kawasan tersebut dalam kurun waktu tertentu. Hal ini perlu diperhatikan melihat akan berdampak pada wanprestasi terhadap pembeli apabila tidak dibangun.
Gunawan Setyo Hadi, Advertising and Promotion Manager PT Modernland Realty Tbk, menjelaskan bahwa untuk proses investasi kavling di Modernland sangat mudah dan tidak merepotkan calon pembeli. Terutama mengenai serah terima dan calon pembeli bebas membangun tipe atau model rumahnya jika proses pembayaran tunai dilakukan. Modernland sebagai pengembang yang mempunyai bonafiditas dan landbank yang luas memungkinkan untuk melakukan jual kavling. Strategi pemasaran ini dilakukan modernland untuk menjawab keragu-raguan konsumen terhadap kondisi saat ini. "Kali ini Modernland akan melepaskan dan membatasi hanya 18 unit kavling dengan view lapangan golf dan nilai jualnya akan terus merambah naik," tambahnya.